Wednesday, November 13, 2013

Poetry

Air Mata Rindu

Air mata inilah satu-satunya peneman sepiku
Air mata ini penenang rinduku
Air mata ini saksi kesedihanku

Mengapa hanya air mata yang terurai?
Lalu mengapa senyummu tak hendak hadir dalam kerinduanku yang teramat dalam
Mengapa ragamu tak hendak temaniku dalam sedih karena kasih yang tlah hilang dari ragamu?

Tuhan...
Kumohon sampaikan rindu ini padanya
Ceritakan besar kasihku untuknya
Kabarkan setiap tetes tinta yang mengalir bersama air mata ini

Deras hujan menghapus air mataku
Gemuruh tegarkan berdiriku dan seolah berkata, "Ia takkan kembali!"
Lalu angin membelai, memelukku seraya berbisik, "Bersabarlah engkau, wahai hamba Tuhan. Ia pasti bahagia dalam doa tulusmu untuknya."

No comments:

Post a Comment