Saturday, September 2, 2017

Dear Diary

Indonesia berkata,
"Kita putus."
Ya, hubungan diplomatik kita putus..

Dari penyadapan
Kau curi informasi, gagasan, dan pendapat kami
A-US-TRA-LIA

Kau ikat Amerika untuk mendorongmu
Jadikan tak hanya kamu sebagai tujuan

Malaysia
Mereka bukan lia lawan kita
Sama melayu
Mesti bersatu
Pertahankan hak asasi
Hindari adu domba yang terjadi

A-US-TRA-LIA
Pemerintah kami telah putuskan diplomasi
Mungkin berlanjut di bidang ekonomi
Jelas itu hak kami

Pak Presiden
Tolong
Buat mereka jera!

Puisi,
Suatu hari pada tahun 2013/2014

Dear Diary

Indonesia berkata,
"Kita putus."
Ya, hubungan diplomatik kita putus..

Dari penyadapan
Kau curi informasi, gagasan, dan pendapat kami
A-US-TRA-LIA

Kau ikat Amerika untuk mendorongmu
Jadikan tak hanya kamu sebagai tujuan

Malaysia
Mereka bukan lia lawan kita
Sama melayu
Mesti bersatu
Pertahankan hak asasi
Hindari adu domba yang terjadi

A-US-TRA-LIA
Pemerintah kami telah putuskan diplomasi
Mungkin berlanjut di bidang ekonomi
Jelas itu hak kami

Pak Presiden
Tolong
Buat mereka jera!

Puisi,
Suatu hari pada tahun 2013/2014

Dear Diary

Lagi di salah satu armada bus prim*j*s*..
Gak enak hati gegara supirnya emosian dan gak sabaran. Kasian kernetnya yang kayaknya baru dimarahin terus.
"Ai maneh leutikna diparaban naon sih?" Ujar sang supir.

Jol bete.
Aih

31 Agustus 2017

Dear Diary

Gak boleh makan..
* makanan berlemak (ah, gajih) 😩
* makanan bersantan (ah empal) 🤧
* makanan asam 🤢
* makanan pedas 😰
* mie instan 🙄
* minuman berkafein dan bersoda 😭

Minum obatnya teratur ya.. ☺

Hayu weh pake sakit segala.
Ini pulang kok. Semoga gak kena gejala tifus lagi.
Dulu pernah, demamnya naik-turun, cuma pas pagi atau sore.
Tapi da yakin, ini mah karna stress, tapi ujungnya ke perut (maag) dan sekarang ke kepala (demam).
Obatnya doa kok. Gak perlu dirawat. Lagian gak ada bintik merah.
Tapi, kemungkinan ada bakteri di perut juga masih besar, soalnya kan dulu pernah dbd juga. Dan ternyata dulu ada bakteri. Sama aja gejalanya, demam lama, dan lemes.

Duh, semoga baik-baik aja di jalan. Bisi muntah atau ketiduran, atau tiba-tiba demam. Kan gak lucu.

Thursday, August 3, 2017

Dear Diary

Ini semacam hukuman untuk saya ketika para siswa tidak memiliki bekal yang cukup..

Bagaimana cara agar ia mencintai yang menurutku baik?

Ah, Tuhan..
Maafkan saya.

Wednesday, July 19, 2017

Dear Diary

Cie.. hehe. 😗😬

Rapat pertama sebagai seorang *ah sudahlah 🙄🤤

Seneng? Iyelah.. 😣☺

Semangat juga, kamu.. 👊🏼👨🏽‍🍳👨🏽‍💻

Tuesday, July 18, 2017

Dear Diary

Ini lagi lebay banget sih.
Tapi asli. Ini kangen banget, ngedrop jadinya. Ditambah gak enak badan, jadi tambah gak enak makan.

Lagi pengen nangis.. Tapi sendiri aja, di belakang weh. Kalo di depan orang bisi yang lain ikut sedih.
Maafkan.

Dear Diary

Selain rpp, yang mesti diurus juga adalah gimana caranya nanti biaya bolak-balik majalaya-bandung dan biaya hidup di sana bisa tertutupi..

Asli, buat aku yang kepikiran sekarang ya cuma kerja juga di sini, ngajar les pastinya.

Yah semoga aja weh ya. Da udah gak bisa minta uang ke orangtua.

Apa.. Mending cari pacar tajir aja? Please. Haha. Apalah.
Kadang mesti dijitak.

Sunday, July 16, 2017

Dear Diary

Mungkin karena demam panggung jadinya beneran demam.

Ini sih ciri-ciri mau demam, mata panas, betis ngilu, duh..
Semoga diberi kesembuhan segera.
Minggu depan kan mesti stay di tempat baru,gak baru-baru amat kok. Kan udah pernah di sana, tapi serius deh, ini rasanya beda.

Asa sakit mesti ninggalin tempat kecintaan ini teh.

Duh.

Dear Diary

Kenapa? Ini patah..
Benar-benar patah.
Lalu hancur.

Astagfirullah.
Semoga bisa lebih bersabar.

Aku merindukan tanganmu yang kasar
Punggungmu yang hangat
Pengertianmu yang tak berbatas

Semoga rindu tak hanya sebatas bait
Semoga kita dipertemukan esok di tempat terindah-NYA
Semoga Allah mengampuni dosa kita semua

Kuatkan aku wahai Tuhan Yang Agung
Tentulah milikmu segala yang dapat dilihat dengan mata ataupun tidak
Tentu kepada-MU lah semua kembali

Aku hanya cemburu pada takdir-MU
Tanpa sedikitpun merasa bahwa ENGKAU sungguh tak adil
Karena KAU adalah hakim paling adil

Ajari saja hatiku untuk dapat mencintai-MU dengan benar.

Teruntuk seseorang yang kusebut, "Bapak"
Kepada Tuhan