DAN
Dan...
Dua tanduk ini mulai muncul
Bersamaan dengan gelak tawa yang memuakkan
Tampak menengadahkan kepala
Busungkan dada
"Kenapa kau?"
"Lelahkah?"
"Bukankah aku sudah berkali-kali mengatakan bahwa ini tidak mudah?"
Dan kini akhirnya kau rasakan apa yang kurasa
Aku bahagia melakukannya
Kusuguhkan aliran cinta, layaknya sungai
Kucoba cintai apa yang kujalani
Tumpahkan hati agar dan kunikmati
Kukerutkan dahi
Kupandang sekali lagi
Berpikir
Menghela napas berkali-kali
Dan...
Waktu tetap berlalu
Tak berhenti saat kuterdiam
Dan aku berpikir
"Mengapa aku bahagia?"
No comments:
Post a Comment